Semua Kebaikan Bermula Dari Sini

05 April 2017 - Kategori Blog

Semua Kebaikan Bermula Dari Sini

Artikel Membangun Keluarga Sakinah – Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Sahabat grahamuslim.com yang dirahmati Allah, terkadang kita lupa dengan tujuan dari setiap pekerjaan kita. Karena kesibukan kita dalam menjalani aktifitas di dunia, kita lupa menata niat, yang menyebabkan aktifitas yang kita lakukan hanya bermanfaat di dunia saja, padahal sejatinya kebaikan apa pun yang kita lakukan, pekerjaan apapun yang sedang kita kerjakan, ia akan mempunyai nilai di akhirat jika diiringi dengan niat yang benar.

 

Sungguh rugi diri kita, jika ilmu yang kita miliki, kemudian kita sampaikan kepada orang lain, tapi ternyata tidak bernilai di akhirat nanti, lantaran kurangnya niat yang benar. Padahal jika niat kita menyampaikan ilmu itu semata-mata mengharap keridhoan Allah Ta’ala, maka insyaa Allah amal tersebut bisa mengalirkan pahala yang tiada putus-putusnya, meskipun kita sudah meninggal, seperti hadits di atas.

membangun keluarga sakinah

Membangun Keluarga Sakinah adalah impian tiap keluarga muslim. Ketika kita melangsungkan pernikahan, kemudian Allah Ta’ala menganugerahkan anak kepada kita, maka ada kesempatan besar yang Allah berikan untuk kita, agar ketika kita meninggal ada anak sholeh yang terus mendo’akan kebaikan untuk kita… Masyaa Allah, indah sekali bukan. Maka ketika kita mendidiknya, jangan sampai salah niat!! Berharap ia menjadi orang sukses secara materi, atau agar kita dianggap orang yang hebat, na’udzubillah min dzalik. Mari kita berharap agar anak-anak kita menjadi orang yang taat pada Allah, agar doa-doanya pada kita Allah kabulkan.

 

Begitu juga sodaqoh jariyah yang kita lakukan, seperti membangun masjid, menggali sumur, mencetak buku yang bermanfaat serta berbagai macam wakaf yang dimanfaatkan dalam ibadah. Semoga Allah menerimanya, lantaran niat kita yang lurus, semata mengharap keridhoan-Nya. Kita berharap semua amal kita akan menjadi rezeki kita yang berharga kelak di akhirat nanti. aamiin

 

ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter