Cara Kita Memandang Harta bagian 2

10 November 2017 - Kategori Blog

๐ŸŒนCara Kita Memandang Harta๐ŸŒน

Embun Pagi edisi 224-225

Cara kita memandang Harta akan berpengaruh terhadap apa yang akan kita lakukan dengan harta yang Allah titipkan kepada kita tersebut.

โœ…ย Sebagai konsekuensi sebagian harta-benda harus diberikan kepada orang-orang yang memang berhak menerimanya

Adapun orang2 yang berhak menerimanya seperti keluarga dekat, fakir, miskin, yatim, gharim, dan sebagainya. Hal ini diatur khusus dalam peraturan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS). Allah berfirman, yang artinya :
โ€œBukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwaโ€ (QS al-Baqarah 2:177).

โ€œSesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksanaโ€ (QS at-Taubah 9:60).

โœ…ย Manusia harus mempertanggung- jawabkan sumber, cara mencari, dan penggunaan harta – bendanya

Allah SWT berfirman, yang artinya :
โ€œDan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah SWT menyesatkan siapa yang dikehendaki- Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki- Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakanโ€ (QS an-Nahl 16:93). โ€œkemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)โ€ โ€“ โ€œtsumma latus-alunna yaumaidzin โ€˜anin-naโ€™iimโ€ (QS at-Takaatsuur 102:8).

cara kita memandang harta

โœ…ย Jauhi sifat tamak terhadap harta dunia
Cara kita memandang harta – Allah SWT Telah Mengingatkan Manusia Agar Tidak Tamak terhadap Dunia dan Harta. Allah taโ€™ala telah menciptakan manusia dalam tabiat cinta terhadap harta. Akan tetapi, Allah taโ€™ala mencela pada orang yang berlebihan mencintai harta hingga menyebabkan dirinya menjadi seorang yang bakhil, sombong, dan lupa terhadap Allah. Allah taโ€™ala telah berfirman mengenai hal tersebut :

ูˆูŽุชูุญูุจูู‘ูˆู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ูŽ ุญูุจู‹ู‘ุง ุฌูŽู…ู‹ู‘ุง

โ€Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihanโ€ [QS. Al-Fajr : 20].

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุฅู†ู’ุณูŽุงู†ูŽ ู„ูุฑูŽุจูู‘ู‡ู ู„ูŽูƒูŽู†ููˆุฏูŒ * ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูŽุดูŽู‡ููŠุฏูŒ * ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ู„ูŽุดูŽุฏููŠุฏูŒ

โ€Dan sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya. Dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya. Dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada hartaโ€ [QS. Al-โ€˜Aadiyaat : 6-8].

ูƒูŽู„ุง ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุฅู†ู’ุณูŽุงู†ูŽ ู„ูŽูŠูŽุทู’ุบูŽู‰ * ุฃูŽู†ู’ ุฑูŽุขู‡ู ุงุณู’ุชูŽุบู’ู†ูŽู‰

โ€Ketahuilah ! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,karena melihat dirinya serba cukupโ€ [QS. Al-โ€˜Alaq : 6-7].

ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุจูŽุณูŽุทูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูู‘ุฒู’ู‚ูŽ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ู„ูŽุจูŽุบูŽูˆู’ุง ูููŠ ุงู„ุฃุฑู’ุถู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ูŠูู†ูŽุฒูู‘ู„ู ุจูู‚ูŽุฏูŽุฑู ู…ูŽุง ูŠูŽุดูŽุงุกู ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุจูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุฎูŽุจููŠุฑูŒ ุจูŽุตููŠุฑูŒ

โ€Dan jikalau Allah melapangkan rizki kepada hamba-hamba-Nya, tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi. Tetapi Allah SWT menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihatโ€ [QS. Asy-Syuura : 27].

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู„ุง ุชูู„ู’ู‡ููƒูู…ู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ุง ุฃูŽูˆู’ู„ุงุฏููƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽูู’ุนูŽู„ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฎูŽุงุณูุฑููˆู†ูŽ

โ€Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah SWT. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugiโ€ [QS. Al-Munaafiquun : 9].

Cinta yang berlebihan terhadap harta menyebabkan dia lupa mati sampai dirinya dibungkus kain kafan dan dimasukkan ke liang lahad. Allah taโ€™ala telah berfirman :

ุฃูŽู„ู’ู‡ูŽุงูƒูู…ู ุงู„ุชูŽู‘ูƒูŽุงุซูุฑู * ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฒูุฑู’ุชูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู‚ูŽุงุจูุฑูŽ * ูƒูŽู„ุง ุณูŽูˆู’ููŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ * ุซูู…ูŽู‘ ูƒูŽู„ุง ุณูŽูˆู’ููŽ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ * ูƒูŽู„ุง ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ุนูู„ู’ู…ูŽ ุงู„ู’ูŠูŽู‚ููŠู†ู * ู„ูŽุชูŽุฑูŽูˆูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ุฌูŽุญููŠู…ูŽ * ุซูู…ูŽู‘ ู„ูŽุชูŽุฑูŽูˆูู†ูŽู‘ู‡ูŽุง ุนูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ูŠูŽู‚ููŠู†ู * ุซูู…ูŽู‘ ู„ูŽุชูุณู’ุฃูŽู„ูู†ูŽู‘ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุฆูุฐู ุนูŽู†ู ุงู„ู†ูŽู‘ุนููŠู…ู

โ€Bermegah-megahan telah melalikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihatnya dengan โ€˜ainul-yaqiin. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)โ€ [QS. At-Takaatsur : 1-8].

ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ููƒูู„ูู‘ ู‡ูู…ูŽุฒูŽุฉู ู„ูู…ูŽุฒูŽุฉู * ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฌูŽู…ูŽุนูŽ ู…ูŽุงู„ุง ูˆูŽุนูŽุฏูŽู‘ุฏูŽู‡ู * ูŠูŽุญู’ุณูŽุจู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู…ูŽุงู„ูŽู‡ู ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุฏูŽู‡ู

โ€Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannyaโ€ [QS. Al-Humazah : 1-3].

Demikian tulisan seputar cara kita memandang harta. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menolong kita dalam kehidupan ini



*Griya AlQur.an ArRahman. Purwokerto*
๐Ÿ’™ Griya Satria Bantarsoka Blok Y 10 Rt 5/Rw 10 kel Bantarsoka Purwokerto Barat
โ˜Ž WA/Tlp: 08122739743
๐Ÿ’šKang Machfulyono
:๐Ÿ’œ๐Ÿ’š๐Ÿ’›๐Ÿ’™๐Ÿ’š๐Ÿ’›๐Ÿ’œ๐Ÿ’™๐Ÿ’›๐Ÿ’š

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter